Tuesday, 3 April 2018

Insomnia


Dua hari yang lalu   saya mengalami susah tidur. Hal ini memang bukan hal yang baru bagi saya. Saya memang sangat sering mangalaminya. Bahkan biarpun saya berencana tidur lebih awal dari biasanya saya tetap tidak akan bisa tidur sebelum jam dua belas malam. Meskipun lampu sudah saya matikan dan HP saya jauhkan dari jangkauan. Tapi tetap saja mata ini susah sekali terlelap. Biasanya saya berpikir kalau susah tidur ini akibat dari kebiasaan semasa kuliah yang karena banyaknya tugas yang menumpuk jadi sering bergadang saat malam.

Terlebih dua hari yang lalu itu, saya sangat gelisah karena tidak bisa tidur. Atau karena gelisah jadi saya tidak bisa tertidur? Entahlah, yang pasti saya baru bisa terlelap pukul setengah empat subuh. Padahal beberapa kali setiap saya merasa akan terlelap ada saja yang bikin mata saya melek kembali. Seperti kaki yang gatal sedikit saja sudah membuat saya terbangun.

Saya pun bertanya-tanya apakah ini termasuk gejala insomnia? Yup dari penelusuran saya dan Tanya-tanya dari beberapa sumber di  mbah Google saya sedikit dapat pencerahan. Insomnia adalah kondisi dimana adanya ketikmampuan kita untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup agar badan menjadi segar saat kita bangun. Ada beberapa gejala yang dialami seperti tidak bisa tidur atau bangun tidur saat tengah malam dan tidak bisa tidur lagi. Sepertinya saya termasuk golongan yang pertama karena saya seringkali tidak bisa tidur.

Ada berbagai penyebab terjadinya insomnia ini, diantaranya stres, kecemasan, rasa nyeri, makan terlalu banyak saat malam hari, dll. Hmm malam itu saya memang sedang banyak pikiran dan saya juga merasakan nyeri di ulu hati saya karena asam lambung. Mungkin itulah yang menyebabkan saya susah tidur meski sudah melakukan banyak cara untuk dapat tertidur.

Sebenarnya malam itu saya memikirkan banyak hal tentang diri saya dan bagaimana saya harus pelan-pelan mengubah kebiasaan buruk saya untuk menjadi manusia lebih baik lagi. Tapi karena terlalu banyak pikiran yang berseliweran di kepala saya, justru membuat saya sulit menghentikan diri saya untuk terus berpikir. Sementara kita juga harus mengosongkan pikiran untuk bisa beristirahat dengan baik.

Memang mengubah kebiasaan yang tidak baik itu sangat sulit. Seperti tidak bermain HP saat hendak tidur itu sangat sulit sekali untuk dihindari. Tapi untuk kebaikan diri sendiri sepertinya saya harus mengubah kebiasaan-kebiasaan saya yang tidak baik itu dan mulai mebuat kebiasaan-kebiasaan baru yang lebih bermanfaat. Agar tubuh saya ini tidak mudah diserang penyakit karena selama ini dalam satu bulan bisa lebih dari dua kali saya terkena demam dan flu. 

Rasanya sehat itu sangat mahal sekali. Jadi, untuk tetap sehat tentunya saya juga harus mulai berubah. Saya mungkin tidak bisa berubah secara langsung tapi tentunya harus melalui proses yang sepertinya akan panjang karena harus mengalahkan rasa malas saya terlebih dahulu.

No comments:

Post a Comment